Kajian Reflektif CASEL
Kajian Reflektif CASEL
Dalam mempelajari dan mendiskusikan kerangka kompetensi sosial emosional CASEL, saya menyadari bahwa meskipun konsep-konsep dasarnya terasa relevan dan mendalam, penerapannya di dalam kelas tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah mengintegrasikan lima domain utama CASEL — kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab — ke dalam pembelajaran geografi yang padat konten.
Misalnya, pada aspek kesadaran diri, saya menyadari bahwa tidak semua peserta didik mampu mengenali dan mengelola emosinya ketika menghadapi tekanan dalam menyelesaikan tugas atau ujian. Saya sendiri sebagai guru juga kadang kurang peka terhadap sinyal emosional siswa. Tantangan ini mengingatkan saya pentingnya menciptakan ruang dialog reflektif di kelas agar peserta didik merasa aman mengekspresikan perasaan mereka.
Selain itu, dalam menyusun atau merevisi RPP dan modul ajar, saya masih kesulitan menempatkan indikator KSE secara eksplisit tanpa terkesan "dipaksakan" atau lepas dari konteks pembelajaran geografi. Misalnya, dalam topik “Mitigasi Bencana Alam”, bagaimana saya bisa memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami konten tetapi juga mengembangkan empati dan kemampuan kolaboratif untuk membantu masyarakat?
Diskusi dengan guru pamong dan dosen pengampu membantu saya melihat bahwa pembelajaran sosial emosional tidak harus selalu berdiri sendiri, tetapi bisa terintegrasi dalam aktivitas belajar yang kontekstual dan bermakna. Contohnya, saat membahas banjir dan longsor, siswa bisa diajak membuat kampanye kesadaran lingkungan yang menumbuhkan empati dan keterampilan berelasi.
Saya menyimpulkan bahwa penerapan CASEL dalam pembelajaran membutuhkan kesadaran yang konsisten dari guru untuk membaca situasi kelas, mengelola dinamika sosial antar siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman secara emosional. Refleksi ini memperkuat pemahaman saya bahwa keberhasilan pembelajaran bukan hanya soal capaian akademik, tetapi juga keberdayaan sosial dan emosional siswa sebagai manusia seutuhnya.
Post a Comment for "Kajian Reflektif CASEL"
Post a Comment